AAL 1989 Gelar Bakti Sosial Untuk Para Santri

AAL 1989 Gelar Bakti Sosial Untuk Para Santri

BOGOR – Alumni Taruna Akabri 1989 Akademi Angkatan Laut (AAL) XXXV gelar bakti sosial untuk para santri di pesantren Al-Fatah Cileungsi. Baksos tersebut sebagai wujud membantu pesantren agar dapat berkembang dan menghasilkan generasi yang berkualitas bagi bangsa dan negara.

Pesantren Al-Fatah merupakan pesantren yang tersebar di hampir seluruh Indonesia sebanyak 38 pesantren yang berisikan 9009 santri, dan di pesantren Al-Fatah Cileungsi sendiri berisikan 1010 Santri yang 52 orang diantaranya merupakan yatim piatu.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda TNI Denih Hendrata menyampaikan salam hormat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) kepada seluruh pihak yang hadir serta mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan.

Kegiatan ini juga diisi dengan tilawatil Quran dan doa yang dibacakan oleh ustadz Mushaf, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan shodaqoh berupa bingkisan sembako sebanyak 1500 paket serta tali asih sebesar 35 juta rupiah.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua dari yang sebelumnya dilakukan pada tahun 2021, serta dihadiri oleh para Alumni Taruna Akademi Angkatan Laut angkatan ke-35 tahun 1998, Ustadz Abdul Hidayat selaku pengasuh jaringan Ponpes Al-Fatah seluruh Indonesia, para petugas Kecamatan, Kodim dan Polres beserta jajarannya, serta diikuti oleh para pengurus dan santri-santri pesantren Al-Fatah Cileungsi.

Denih mengatakan bahwa generasi muda saat ini akan membawa masa keemasan Indonesia pada masa mendatang dengan unggul di segala bidang.

“Generasi muda ini yang akan membawa keemasan Indonesia di tahun 2030 sampai di tahun 2045, jadi bawalah Indonesia menjadi negara yang gemilang, unggul di segala bidang, termasuk bisa menjaga ke-bhinneka tunggal ika-an.” katanya melalui keterang tertulis yang diterima Saluran8.com, Senin (27/3/2023).

Ditambahkan Denih, pihanya berharap agar pesantren Al-Fatah Cileungsi dapat menghasilkan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia, dapat mengabdi kepada bangsa dengan menjaga NKRI memiliki toleransi beragama, mencegah bangsa dari aliran aliran radikal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan mewujudkan generasi Indonesia emas pada 2045 mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *