Ancaman Pidana Bagi Pasangan diluar Nikah Check In, Ini Kata Pelaku Industri Hotel

check in

JAKARTA – Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang mengatur ancaman pidana terhadap pasangan di luar pernikahan yang menginap (check in) menuai pro dan kontra.

Sebagian pihak menganggap aturan tersebut dianggap tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi disektor pariwisata khususnya di industri hotel.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Director of Marketing Waringin Hospitality Hotel Group, Metty Yan Harahap mengatakan untuk menyelaraskan kehidupan kita berbangsa dan bermasyarakat. Pihaknya mengaku mendukung rancangan Undang-undang yang sedang digarap oleh pemerintah.

“Kami mewakili dari industri perhotelan tentunya mendukung semua proses rancangan UU yang sedang di garap oleh pemerintah,” katanya kepada Garuda TV.

Namun, Metty melanjutkan jauh sebulum adanya pasal 415 RKUHP muncul, UU yang mengatur hal serupa sudah ada terlebih dahulu. Hanya saja, Pasal 415 RKUHP ini dinilai tidak spesifik untuk industri pariwisata atau perhotelan.

“Sebenarnya rancangan UU nya sudah pernah ada dahulu dan saat ini kembali dibahas dan kami melihat bahwa rancangan UU ini tidak spesifik untuk industri pariwisata atau perhotelan,” jelasnya.

Mimo panggilan akrab Metty menanggap Pasal 415 RKUHP ini tidak spesifik untuk industri perhotelan dan tidak mengancam perkembangan industri perhotelan.

“Karena kami melihatnya bahwa ini untuk kebutuhan masyarakat luas agar lebih aman dalam bertingkah laku, tetapi justru lebih menyelaraskan menjadi lebih baik karena industri yang kami geluti dalam perhotelan ini keperuntukannya itu sangat luas,” ucapnya.

“Kami melihatnya tidak ada dampaknya sama sekali karena itu tadi bahwa tidak spesifik untuk industri perhotelan tetapi lebih spesifik mengatur perilaku manusianya karena kalau kita bicara UU 4115 ini yang sedang dibahas DPR itu sebenarnya cakupannya sangat luas dan kami mengaharapkan bahwa UU itu disahkan, tidak ada masalah dan tidak akan berdampak kepada industri perhotelan,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *