Australia Butuh Waktu Berminggu-Minggu Untuk Meredakan Penyebaran Covid

  • Whatsapp
Australia: butuh waktu berminggu-minggu untuk meredakan penyebaran covid (net)
Australia: butuh waktu berminggu-minggu untuk meredakan penyebaran covid (net)

MELBOURNE РLonjakan kasus Covid-19 di negara bagian kedua terbesar di Australia, Victoria dilaporkan butuh waktu berminggu-minggu untuk kembali mereda meskipun pemerintah setempat sudah kembali menutup  sebagian wilayah dan memberi imbauan untuk memakai masker kepada seluruh warga setempat.

Mengutip Reuters, otoritas Victoria melaporkan adanya 275 kasus Covid-19 baru pada hari Senin (20/7), rekor harian tertinggi tercatat tiga hari sebelumnya.

Kepala Pejabat Medis Australia Paul Kelly mengatakan akan butuh waktu sekitar beberapa minggu untuk memperlambat wabah ke tingkat yang lebih rendah seperti pada bulan Juni dimana angka harian wabah masih sekitar 1-2 digit tiap harinya.

“Kami telah belajar dari waktu ke waktu bahwa waktu antara memperkenalkan tindakan dan melihat efeknya setidaknya dua minggu dan kadang-kadang lebih lama dari itu,” kata Kelly.

Sejauh ini Australia telah mencatat sekitar 11.800 kasus virus korona dengan jumlah kematian 123, sebagian kecil dari apa yang telah dilihat di negara lain. Di sebagian besar negara bagian Australia covid berhasil dihilangkan secara efektif.

Kurang dari sebulan yang lalu, Australia berhasil dinyatakan sebagai salah satu negara yang berhasil memerangi Covid-19. Namun, pengabaian karantina di Victoria memicu meningkatnya infeksi beberapa minggu lalu dan menjadi gelombang kedua penyebaran virus Covid-19.

Pemerintah Victoria telah memerintahkan sekitar lima juta orang untuk dikunci sebagian selama enam minggu dan mengatakan kepada penduduk di sekitar Melbourne untuk menutupi wajah dengan masker mereka jika mereka harus meninggalkan rumah mereka.

Selain Victoria, negara bagian New South Wales (NSW) juga baru melaporkan rekor kasus harian Covid tertinggi sejak 3 bulan lalu, NSW diketahui melaporkan 20 kasus infeksi baru pada hari Senin (20/7).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *