Bangkai Kapal Selam Rusia Sebabkan Radiasi di Laut Norwegia!

  • Whatsapp
Bangkai kapal selam Rusia sebabkan radiasi di Laut Norwegia! (Net)
Bangkai kapal selam Rusia sebabkan radiasi di Laut Norwegia!

OSLO – Ilmuwan Norwegia telah menemukan adanya tingkat radiasi 800.000 kali lebih tinggi dari biasanya pada bangkai kapal selam Rusia, Komsomolets. Kapal Selam Komsomolets tenggelam di Laut Norwegia pada tahun 1989 lalu akibat kebakaran yang melanda Komsolets dan menewaskan 42 pelaut di kapal tersebut.

Sebuah kendaraan Norwegia dioperasikan untuk pertama kalinya menggunakan  remotely-operated vehicle (ROV)  atau kendali jarak jauh untuk memeriksa dan mendokumentasikan kapal Komsomolets pada tanggal 7 Juli lalu dan memperlihatkan kerusakan parah yang terjadi di kapal selam tersebut.

Bacaan Lainnya

Seperti yang diberitakan olh BBC, Kapal selam yang juga di kenal dengan nama K-278 di Rusia ini tenggelam dengan membawa dua torpedo nuklir dengan hulu ledak plutonium, bagian depannya memiliki enam tabung torpedo, dan kapal selam itu juga dapat meluncurkan rudal Granit.

Lokasi tenggelamnya kapal selam Rusia Komsolets
Lokasi tenggelamnya kapal selam Rusia Komsolets (BBC)

Kebocoran radiasi ditemukan pada Minggu ini yang berasal dari pipa dekat reaktor. Tingkat radiasi yang ada pada bangkai kapal itu sebesar 800Bq sedangkan tingkat radiasi normal di Laut Norwegia adalah 0,001Bq.

42 pelaut yang tewas dalam bencana itu ada yang meninggal akibat asap beracun juga karena membeku di perairan arktik yang sangat dingin setelah K-278 diluncurkan.

Komandan berhasil mengirim panggilan darurat sekitar satu jam setelah kebakaran terjadi, tetapi ia dan empat orang lainnya meninggal ketika kapal selam mereka tenggelam.

“Kapal selam itu hancur ketika api menyebar, didorong oleh udara bertekanan tinggi dari pipa yang rusak,” ucap seorang pakar.

ROV sedang dalam menjalankan tugasnya menjelajah bangkai kapal selam Komsomolets di kedalaman 1.700 meter
ROV sedang dalam menjalankan tugasnya menjelajah bangkai kapal selam Komsomolets di kedalaman 1.700 meter (hi.no)

Rusia sebelumnya telah memeriksa bangkai kapal dengan kapal selam berawak, dan menemukan adanya pipa radiasi bocor dari bagian yang sama.

“Kami mengambil sampel air dari dalam saluran khusus ini karena Rusia telah mendokumentasikan kebocoran di sini pada 1990-an dan lebih baru pada 2007,” ucap Hilde Elise Heldal, pemimpin ekspedisi.

“Jadi kami tidak terkejut menemukan level tinggi di sini. Tingkat (radiasi) yang kami deteksi jelas di atas normal di lautan, tetapi radiasi itu tidak terlalu tinggi,” katanya.

Norwegia dan Rusia telah memantau radiasi di daerah tersebut secara teratur sejak bencana, kadang mereka juga melakukan ekspedisi bersama.

Komsomolets pertama kali diluncurkan pada tahun 1983, panjangnya 117 m (385 kaki) dan bisa menyelam hingga kedalaman maksimum 1.250 m. Kecepatan maksimumnya adalah 30 knot (56km / jam).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *