Bareskrim Mabes Polri Benarkan Ismail Bolong Sempat Mangkir Diperikss

Bareskrim Mabes Polri Benarkan Ismail Bolong Sempat Mangkir Diperikss

JAKARTA – Bareskrim Mabes Polri membenarkan Ismail Bolong, mantan anggota Polri yang terlibat kasus uang koordinasi tambang ilegal di Kalimantan Timur, menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto.

Menurut Pipit, Ismail Bolong sudah dipanggil penyidik Dittipitr Bareskrim Polri. Namun Ismail Bolong tidak memenuhi panggilan tersebut. Ismail beralasan sakit kepada penyidik Bareskrim Polri.

Bacaan Lainnya

Pipit mengatakan selain Ismail. Polri juga telah melakukan pemeriksaan terhadap anak dan istri Ismail Bolong. Istri dan anak Ismail Bolong merupakan seorang direktur perusahaan tambang tersebut.

“Iya betul sedang dalam pemeriksaan,” kata Pipit

Sebelumnya, ramai dikabarkan Ismail Bolong mendatangi Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB.

Ismail dikabarkan ke Bareskrim didampingi pengacaranya, masuk ke ruang pemeriksaan lewat pintu yang ada di lantai dasar Gedung Bareskrim sekitar pukul 11.00 WIB sehingga tidak termonitor media yang memantau di pintu lobi Bareskrim.

Selain itu, penyidik telah melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur, Jumat 2 Desember 2022.

Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap Ismail Bolong masih berlanjut.

Kasus tambang ilegal yang diungkap Ismail Bolong dalam videonya yang viral di media sosial menyeret nama Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto, yang disebut menerima uang koordinasi tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Kasus ini dianggap sebagai perang bintang karena sebelumnya pernah disidik Propam Polri di era kepemimpinan Ferdy Sambo, namun tidak dilanjutkan dengan terbitnya Surat Kadiv Propam tertanggal 7 April 2022 dan Ismail Bolong mengajukan pensiun dini dari anggota Polri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *