Covid-19 Terus Meningkat, Pemprov DKI: Belum Perlu Tarik Rem

  • Whatsapp
Waspada Varian Omicron Terus Melonjak

JAKARTA – Lonjakan kasus Covid-19 terus meningkat di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta pastikan belum ambil langkah untuk tarik rem.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Saluran8.com, kasus Covid-19 di Jakarta sebanyak 14.082 pasien.

Bacaan Lainnya

“Pada saat ini keputusannya mungkin belum untuk melakukan itu (tarik rem darurat), dan analisanya kan dilakukan tiap minggu,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Lies Dwi Oktavia kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Lies melanjutkan belum diperlukannya ambil rem berdasarkan evaluasi penetapan PPKM setiap minggunya.

“Selain tiap hari kan tiap minggu dalam bentuk penetapan level PPKM yang juga berkoordinasi dengan pusat tentunya. Jadi seperti itu, tentunya melihat kondisi saat ini,” ucapnya.

Lies menambahkan, rem darurat akan diambil dengan memperhatikan beberapa faktor. Diantaranya keseimbangan tempat isolasi, rumah sakit, dan penambahan jumlah kasus.

“Kalau rem darurat itu tentu kalau kita belajar dari kondisi sebelumnya maka tentu keseimbangan antara tempat isolasi tempat rumah sakit dan pertambahan kasus itu menjadi poin penting selain juga tentu aktivitas warga ya yang mungkin sudah kita lihat sudah sulit untuk di kendalikan prokesnya dan sebagainya,” tuturnya.

Menurut Dwi saat ini dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta beberapa hari terakhir masih aman di pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

“Ya, relatif saat ini antara resiko dan kemudian manfaatnya kita situasi saat ini masih bisa kita pada level PPKM 2,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *