Diguyur Hujan Deras, 24 Rumah di Nabire Rusak

  • Whatsapp
Diguyur Hujan Deras, 24 Rumah di Nabire Rusak

PAPUA – Sebanyak 24 rumah di Nabire rusak akibat hujan deras yang disertai angin kencang pada Minggu (26/12/2021).  Selain rumah warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire juga melaporkan total 4 rumah ibadah mengalami rusak ringan, dan 1 unit sekola terdampak.

Berdasarkan Informasi yang diterima Saluran8.com dari Humas BNPB menyebutkan rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang.

Bacaan Lainnya

Beruntung dalam peristiwa naas tersebut dilaporkan tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Nabire bersama dengan TNI/Polri, aparat desa, dan masyarakat setempat melakukan assesment dan kaji cepat untuk mendata kerusakan dan bersiaga akan adanya bahaya lanjutan.

Humas BNPB juga melaporkan, peristiwa cuaca ektrem juga terjadi di Riau. BNPB menyebutkan terjadi banjir di Indragiri Hulu, Riau.

Sementara itu di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, 171 Kepala Keluarga atau 684 jiwa terdampak banjir yang melanda wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri melaporkan banjir terjadi pada Senin (27/12) pukul 08.00 WIB setelah terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Sebanyak 171 rumah warga terisolasi akibat air yang menggenang setinggi 30 hingga 100 sentimeter pada saat kejadian. Rumah warga yang terdampak berada di Desa Kelesa Kecamatan Seberida dan Kelurahan Pangkalan Kasai, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Seluruh warga yang terdampak memilih untuk menetap di kediamannya masing-masing. Kondisi saat ini dilaporkan air berangsur surut. Namun, BPBD setempat tetap bersiaga untuk menghadapi meningkatnya debit air akibat cuaca yang masih mendung dan adanya potensi hujan kembali.

Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan mewaspadai adanya banjir susulan. Masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca sebagai upaya peringatan dini melalui BMKG dan mengetahui tingkat kerentanan wilayahnya melalui laman inaRISK.bnpb.go.id.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *