Impor Beras dan Garam, Gerindra Dorong Forum Pimpinan Komisi IV Agendakan Rapat Bersama

  • Whatsapp
Gerindra Dorong Forum Pimpinan Komisi IV Agendakan Rapat Bersama

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade minta Forum Pimpinan Komisi IV untuk mengadakan rapat gabungan antara DPR, Mendag, Menperin, dan pihak terkait membahas impor beras dan garam secara komprehensif.

“Saya rasa kalau mendengar aspirasi masyarakat, kita sepakat pak menteri bahwa impor beras ini mengganggu karena ini ada panen raya, lalu ada kondisi La Nina, di mana ada juga ada kondisi yang membuat ini menjadi puncak panen kita, terbesar dalam 5 tahun terakhir,” katanya kepada wartawan, Senin (22/3/2021).

Bacaan Lainnya

Andre melanjutkan impor beras sebenarnya bukan tanggung jawab Mendag, akan tetapi keputusan forum yang lebih besar.

“Tapi kita, saya memahami juga bahwa keputusan untuk impor beras itu bukan hanya keputusan pak menteri tapi ini mungkin saja di sidang kabinet terbatas. Tapi intinya apa? Pak Menteri pun saya apresiasi,” ucapnya.

Selain itu, Ketua DPD Gerindra Sumbar ini kemudian menyinggung mengenai urusan impor garam. Menurutnya tidak adil bila selama ini Mendag selalu di-bully sendirian.

“Yang kedua soal impor garam, soal impor garam saya usulkan impor garam ini dibahas juga pimpinan. Jangan sampai Pak Mendag ini di-bully terus, impor garam ini kan bukan kewenangan Mendag, ada usulan dari menteri teknis terkait. Nah saya usulkan. Kita rapat terbatas,” ungkapnya.

Rapat gabungan yang diusulkan Andre merupakan rapat gabungan antara Komisi VI dengan Komisi IV DPR. Dalam rapat tersebut, juga diusulkan untuk mengundang beberapa pihak terkait.

“Satu temanya impor beras, kita undang Mendag, kita undang Pak Menteri Pertanian dan juga Dirut Bulog. Karena terus terang sebelum pak menteri Pak Lutfi juga, Dirut Bulog itu terus berbeda data dengan Mendag yang lama. Jadi menurut saya, dalam masa sidang ke depan, kita bisa agendakan undang Mendag, Mentan dan Dirut Bulog dalam rapat gabungan dengan komisi IV. Supaya ini bisa selesai soal impor beras,” lanjutnya.

Selain itu dalam rapat tersebut juga impor garam diselesaikan dengan mengundang Menperin, Dirut PT Garam, dan Mendag. Menurutnya kasihan jika tiba-tiba Mendag disuruh pasang badan sendirian, padahal Mendag hanya menjalankan rekomendasi-rekomendasi menteri teknis terkait. Tak lupa, ia berterima kasih kepada Tim Kemendag yang sudah melakukan survei pasar di Sumbar.

“Terima kasih Pak Menteri dan tim Kemendag sudah ke Sumbar. Sudah melakukan kunjungan untuk mensurvei pasaraya di Padang dan Bukittinggi,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *