Indonesia Rupiah Digital Lawan Kripto, Gerindra Dorong BI Lahirkan Uang Digital

Indonesia Rupiah Digital Lawan Kripto, Gerindra Dorong BI Lahirkan Uang Digital

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra Kamrussamad dorong Bank Indonesia terbitkan rupiah digital. Menurut Kamrussamad penerbitan rupiah digital merupakan keniscayaan dalam mengantisipasi Cross Border Payment.

“Di tengah masifnya digitalisasi, kesepakatan Central Bank Digital Currency (CBDC) merupakan keniscayaan untuk antisipasi Cross Border Payment,”kata Kamrussamad saat menghadiri Dinner Delegetion G20 Pecatu Hall Bali Nusa Dua Convention Centre, Rabu malam.

Bacaan Lainnya

Ditambahkannya penerbitan uang digital, atau central bank digital currency (CBDC) telah menjadi salah satu agenda prioritas jalur keuangan dalam agenda Presidensi G20 Indonesia.

“Penerbitannya ini harus didukung komitmen dan didorong oleh seluruh Bank Central,” ujarnya.

Saat ini, Kamrussamad menambahkan dunia melihat perkembangan aset digital yang sangat masif, aset Kripto salah satunya. Namun, kemunculannya justru memunculkan banyak persoalan. Seperti stabilitas  keuangan dan moneter, serta potensi pencucian uang dan pendanaan terorisme.

“Dalam konteks Indonesia, Layanan sistem Pembayaran Yang dilahirkan BI antara lain QRIS, BI Fast telah mendorong Positioning Rupiah dalam transaksi di kawasan ASEAN. Khusunya produk QRIS, misalnya, jika ke Singapora Cukup Pakai QRIS tidak perlu menukar Rupiah ke SGD atau USD. Dan ini bukti inovasi BI untuk menyediakan alat pembayaran cross border Payment. Juga termasuk untuk memitigasi non-sovereign digital currency seperti aset Kripto.” Tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.