Ini Arahan KSAL Usai Terima Laporan Kenaikan Pangkat

  • Whatsapp
Ini Arahan KSAL Usai Terima Laporan Kenaikan Pangkat

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono berikan arahan usai terima laporan kenaikan pangkat. Yudo menegaskan kenaikan pangkat selain sebagai suatu kehormatan, Kenaikan pangkat juga wajib dibarengi dengan peningkatan rasa tanggung jawab.

“Jangan hanya mau pangkatnya saja, tetapi tanggung jawabnya diabaikan. Jadi karakter tanggung Jawab merupakan konsekuensi atas kenaikan pangkat, jangan pernah lari dari tanggung jawab dan lalu menyalahkan anak buah, ambil alih tanggung jawab apapun disatuan yang dibawahinya” katanya melalui keterangan tertulis kepada Saluran8.com, Selasa (19/10/2021).

Bacaan Lainnya

Penegasan ini disampaikan Kasal saat menerima  Laporan Korps kenaikan pangkat (Kenkat) delapan Perwira Tinggi (Pati) TNI AL,  bertempat di Lobi Gedung RE. Martadinata Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/10)

Delapan Perwira Tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat yakni : Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Sahli Panglima TNI Laksda TNI Dr. Bambang Wiratama, Bandep Urusan Perencanaan Kontijensi Depolstra Setjen Wantannas Laksma TNI Hadi Susilo, Dirjianstra Pusjianstralitbang TNI Laksma TNI Joni Sudianto, Danguspurla Koarmada III Laksma TNI Ashari Alamsyah, Irlog Itjen TNI Laksma TNI Mugiono, Asisten Deputi Koordinasi Kewaspadaan Nasional Kemenko Polhukam Laksma TNI Halili, Danlantamal XI Mer Koarmada III Brigjen TNI (Mar) Edy Prakoso dan Wadan Koopssus TNI Brigjen TNI (Mar) Supriyono

Sebelumnya ke-8 Pati TNI AL ini telah melaksanakan pelaporan kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama-sama dengan 36 Pati TNI AD dan 16 Pati TNI AU lainnya berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2243/X/2021, tanggal 12 Oktober 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono,  Aspers Kasal Laksda TNI Irwan Achmadi,  Kadisminpersal Laksma TNI Deni Herman, Kadiswatpersal Laksma TNI Laksma TNI Arief Taufik, dan Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *