Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker, Gerindra: Kebijakan Berani dan Tepat

Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker, Gerindra: Kebijakan Berani dan Tepat

JAKARTA – Kebijakan pelonggaran Protokol Kesehatan terkait penggunaan masker dinilai kebijakan berani. Kebijakan yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu dilatar belakangi terkendalinya kasus Covid-19 di tanah air.

Anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menurutnya kebijakan pelonggaran penggunaan masker saat ini sudah tepat, tapi tetap dengan sejumlah catatan khusus yang perlu diperhatikan. “Pelonggaran penggunaan masker, terutama di outdoor, merupakan kebijakan yang harus dilihat dalam kerangka transisi menuju endemi covid-19. Di sisi lain, saat ini penanganan covid-19 sudah semakin terkendali. Jadi ini keputusan yang berani dan sudah tepat.” Katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Saluran8.com. Kamis (19/5/2022).

Bacaan Lainnya

Meski demikian. Politisi Parta Gerindra Dapil Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mini tetap mengingatkan kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga mimunitas serta menyambut dengan sikap euphoria yang berlebihan.

“Namun demikian, ada sejumlah catatan khusus agar kebijakan ini efektif. Pertama, jangan disikapi secara euforia. Masyarakat tetap harus disiplin dalam menjaga imunitas. Meski di luar sudah boleh tidak menggunakan masker, tapi kita bisa menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika kiranya di kerumunan, sebaiknya kita tetap siapkan masker.” Lanjutnya.

Kamrussamad menanbahkan pihaknya meminta kepada kementerian dan instansi terkait agar tetap meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. “Pandemi covid-19 harus menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Karena itu, early warning system terkait situasi serupa yang nantinya muncul, harus tetap disiapkan.” Jelasnya.

“Fasilitas kesehatan tetap harus terus dioptimalkan. Situasi terkendali saat ini jangan sampai membuat pemerintah lengah dan kendor untuk terus meningkatkan kualitas layanan faskes. Ke depan, situasinya bisa saja berubah dan kita harus tetap siap antisipasi kondisi terburuk.” Tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.