Lockdown Berkepanjangan, Sebanyak 300 Ribu Warga New York Pilih Pindah Rumah

  • Whatsapp
Lockdown berkepanjangan, sebanyak 300 ribu warga New York pindah rumah (net)
Lockdown berkepanjangan, sebanyak 300 ribu warga New York pindah rumah (net)

NEW YORK – Sebanyak 300 ribu warga Kota New york Amerika Serikat lebih memilih pindah dari alamat mereka sejak bulan Maret lalu akibat adanya peraturan pembatasan yang cukup ketat karena Covid-19 serta meningkatnya kekerasan selama pandemi Covid.

Dari data layanan Pos Amerika Serikat yang diperoleh New York Post menunjukan bahwa ada lebih dari 298 ribu surat permohonan pindah alamat dari para penduduk kota New York dari tanggal 1 Maret hingga 31 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Kini diketahui New York telah mencatat sedikitnya 33 ribu kematian akibat Covid-19, terbesar di Amerika Serikat dengan 24 ribu kasus di Kota New York City. Sebelumnya New York juga telah mengalami beberapa aturan pembatasan sosial yang menyebabkan ribuan restoran, toko dan beberapa perusahaan di negara tersebut harus menggulung tikar.

Sedangkan untuk kasus kejahatan di New York dari bulan Januari hingga September 2020 sada sekitar 335 kasus kekerasan dan peningkatan kasus penembakan sebanyak 94 persen.

New York juga sempat dikepung oleh serangkaian protes Black Lives Matter, setelah adanya salah satu pria berkulit hitam yang meninggal setelah lehernya ditindih dengan kaki polisi Minneapolis sekitar bulan Juni lalu.

Saat itu sedikitnya 4 petugas kepolisian Minneapolis dipecat setelah salah satu diantaranya kedapatan mencekik seorang pria Afro-Amerika (Orang Amerika sebuah kelompok etnis di Amerika Serikat yang nenek moyangnya banyak berasal dari Afrika) hingga akhirnya meninggal dunia.

Tindak kekerasan ini direkam oleh seseorang, pria Afro-Amerika itu telihat memohon ketika polisi mencekik lehernya menggunakan lutut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *