Menhan Prabowo Subianto Minta Pabrik Propelan Ciptakan Kemandirian Industri Hulu Pertahanan Nasional

  • Whatsapp
Menhan Prabowo Subianto Minta Pabrik Propelan Ciptakan Kemandirian Industri Hulu Pertahanan Nasional

JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto minta pembangunan pabrik Propelan diharapkan menciptakan kemandirian industri hulu pertahanan nasional. Prabowo menilai propelan merupakan bahan baku untuk membuat roket.

Selain bahan baku roket, propelan juga merupakan bahan dahar untuk memproduksi peluru kendali dan amunisi kaliber kecil menengah dan besar.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Menhan Prabowo yang dikutip dari akun intagram @menteriprabowo yang dikutip Saluran8.com menyebutkan. Prabowo menekankan bahwa kemandirian industri pertahanan merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat, maju dan mandiri. Industri yang kuat diharapkan mampu memberikan multiplier effect baik terhadap pembangunan ekonomi maupun penguasaan teknologi bagi bangsa Indonesia.

Ditambahkannya kemandirian industri pertahanan diharapkan dapat mewujudkan pergeseran pemahaman, dari belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan dan badan penelitian dan pengembangan kementerian .

Pada kesempatan yang sama Kepala Pusat Sumber Daya Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Ignatius Eko Joko Purwanto menilai kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dan implementatif.

Sementara itu, Direktur Teknologi dan Pengembangan  PT Dahana Suhendra Yusuf Ratu Prawiranegara menyampaikan, mimpi untuk kemandirian industri propelan merupakan prioritas program dari jajaran direksi, sebagai amanah peraturan presiden nomor 8 tahun 2021, tentang kebijakan umum pertahanan negara tahun 2020 hingga 2024.

Suhendra juga menyebut pembangunan pabrik propelan merupakan bentuk kolaborasi BUMN Industri Pertahanan khususnya PT Dahana dan PT Pindad. kolaborasi antar kedua BUMN ini dalam memproduksi propelan merupakan peristiwa bersejarah.

Dalam kunjungan kerja tersebut Prabowo juga didampingi oleh Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng, Kabalitbang Marsekal Marsda TNJ Julexi Tambayong, Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Kemhan Laksma TNI Sri Yanto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *