Pemain Bali United dampingi Presiden RI tinjau IKN

Pemain Bali United dampingi Presiden RI tinjau IKN

SALURAN8.COM – Denpasar – Pemain muda Bali United Kadek Arel Priyatna mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pengerjaan tempat pemusatan latihan PSSI di tempat Ibu Pusat Kota Nusantara (IKN).

“Sebuah kehormatan bagi saya lantaran bisa jadi diundang oleh Presiden Joko Widodo sekaligus menjadi perwakilan pemain pada program pemantauan Training Center Timnas Indonesia,” kata Kadek Arel Priyatna melalui instagram @arelpriyatnaa di dalam Denpasar, Kamis.

Bacaan Lainnya

Ia pun mengapresiasi pemerintah kemudian regu ahli yang tersebut bersinergi menyokong sepak bola tanah air.

“Terima kasih terhadap Bapak Presiden, Bapak Ketum PSSI, Bapak Erick Thohir kemudian Coach Indra Sjafri yang dimaksud senantiasa bersinergi demi perkembangan sepak bola tanah air,” imbuh pemain kelahiran tahun 2005 di tempat Kota Buleleng, Bali itu.

Ia menjadi salah satu perwakilan pemain Tim Nasional Indonesia U-20 yang dimaksud berkesempatan meninjau infrastruktur PSSI pada Rabu (17/1) yang dimaksud sedang dibangun di tempat IKN.

Selain Arel, juga ada pemain dari Tim Nasional Timnas Indonesia U-20 yakni Alexandro Kamuru juga Rahmat Syawal.

Pusat pelatihan Timnas Indonesia itu sudah ada memasuki sekitar 20 persen pembangunan pembangunan kemudian ditargetkan tahap pertama rampung pada Mei 2024 untuk mampu digunakan oleh Skuad Merah Putih.

Pembangunan Training Center PSSI tahap pertama itu mendapat dana hibah dari Federasi Sepak Bola Global (FIFA) Forward senilai 5,6 jt dolar Negeri Paman Sam atau setara dengan Rp90 miliar.

Untuk tahap pertama tersebut, pengerjaan difokuskan pada lapangan rumput natural, lapangan rumput artifisial, asrama, juga ruang ganti pemain.

Total ada delapan lapangan dibangun dalam kawasan Training Center PSSI yang dimaksud untuk menjadi wadah pengembangan sepak bola Indonesia dalam IKN.

Sementara itu, untuk asrama tahap pertama, total kapasitasnya mencapai 70 orang yang digunakan terdiri dari 28 ruangan ganda untuk pemain, 10 ruangan tersendiri untuk pasukan pembimbing juga tiga ruangan khusus untuk ahli kepala.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *