Presiden Mulai Konsultasikan Pemilihan Perdana Menteri Lebanon Baru

  • Whatsapp
Presiden mulai konsultasikan pemilihan perdana menteri lebanon baru (net)
Presiden mulai konsultasikan pemilihan perdana menteri lebanon baru (net)

BEIRUT – Presiden Lebanon Michel Aoun memulau pertemuan dengan anggota parlemen pada Kamis (22/10/2020) untuk menunjuk Perdana Menteri yang baru untuk mulai memulihkan negara dari krisis keuangan yang menimpa Lebanon sejak berbulan-bulan lalu mengutip Reuters.

Dalam pemilihan Perdana Menteri tersebut tercetus nama Saad al-Hariri, mantan Perdana Menteri Lebanon yang diperkirakan akan kembali ditunjuk masuk ke dalam parlemen. Namun kali ini Hariri diperkiarakan akan menghadapi tantangan dalam membentuk kabinet apalagi sejak adanya insiden peledakan di Beirut beberapa menteri Lebanon memilih untuk mengundurkan diri.

Bacaan Lainnya

Mantan kekuatan kolonial Prancis ini tengah berusaha menanggulangi krisis mulai dari pandemi Covid-19 hingga ledakan yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Beirut yang menewaskan sekitar 200 orang. Namun sebelum membereskan itu semua, ada tugas utama yang menanti Lebanon yakni pembentukan pemerintahan baru.

Konsultasi ini dilakukan setelah sebelumnya harus ditunda karena adanya perpecahan politik di Lebanon. Aoun diharuskan untuk memilih calon dengan dukungan terbanyak dari anggota parlemen parlemen, selain Hariri ada juga di Syiah Hizbullah yang diduga akan menduduki kursi perdana menteri.

Beberapa waktu lalu diketahui salah satu gudang yang terletak di Ibu Kota Lebanon dan menyimpan ribuan ton amonium nitrat meledak. Ledakan yang sempat menggemparkan ini membuat ratusan orang meninggal dan melukai sedikitnya 4.000 orang diseluruh kota Beirut.

Ledakan ini juga menghancurkan bangunan hingga radius 10 kilometer jauhnya dari pusat ledakan terjadi. Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab mengatakan, bahwa 2.750 metrik ton amonium nitrat disimpan selama enam tahun di gudang pelabuhan tanpa dilakukan penerapan langkah-langkah keamanan menurut sebuah pernyataan mengutip CNN.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *