Tiongkok Luncurkan Kereta Cepat yang Bisa Menembus Cuaca Ekstrem

Tiongkok luncurkan kereta cepat yang bisa menembus cuaca ekstrem (net)
Tiongkok luncurkan kereta cepat yang bisa menembus cuaca ekstrem (net)

SHANGHAI – Tiongkok luncurkan kereta cepat yang dirancang agar dapat bertahan di tengah suhu yang sangat dingin. Kereta CR400AF-G  yang dikembangkan dan dioperasikan oleh China State Railway Group milik negara ini diketahui dapat beroperasi dengan kecepatan hingga 350 kilometer per jam dan dapat bertahan dalam suhu rendah hingga -40 derajat Celcius.

Kereta, yang diluncurkan di Beijing pada 6 Januari lalu ini akan menghubungkan Ibu Kota Tiongkok dengan Kota Shenyang dan Harbin yang  terkenal dengan festival salju dan es tahunannya mengutip CNN.

Bacaan Lainnya

Kereta ini juga dilengkapi desain resistansi rendah yang efisien, untuk membantu mengurangi konsumsi energi serta bodi kereta yang terbuat dari aluminium yang ringan.

Dalam sebuah laporan oleh surat kabar milik negara Tiongkok, China Daily, Zhou Song, direktur pusat kereta peluru China Railway Beijing Group, menjelaskan sistem rem kereta baru yang dipasang pada kereta cepat ini.

“Jika kereta berhenti di Harbin (salah satu kota terdingin di China di Heilongjiang paling utara) selama satu jam, karena cuaca yang sangat dingin, sistem pengereman dapat dengan mudah membeku jika berhenti bergerak untuk beberapa saat. Sistem baru ini akan memungkinkan rem untuk bergerak dari waktu ke waktu meskipun kereta berhenti, seperti orang yang menginjak kakinya agar tetap hangat dalam cuaca dingin.” kata Zhou Song.

Tak sendiri, Jepang diketahui sudah lebih dulu meluncurkan kereta cepat dengan fungsi lebih.

Pada tahun 2020, Jepang meluncurkan kereta peluru pemecah rekor terbaru yang tidak hanya mampu berjalan lebih cepat tetapi juga mampu mengangkut penumpang ke tempat yang aman jika terjadi gempa bumi.

Kereta N700S dapat beropersi hingga 360 kilometer per jam, namun kecepatan operasinya dibatasi pada 285 kilometer per jam.

Kereta ini memiliki kontrol otomatis dan sistem pengereman yang ditingkatkan yang memungkinkannya berhenti lebih cepat dalam keadaan darurat dan dilengkapi dengan sistem penggerak otomatis baterai lithium-ion – yang pertama di dunia.

Sistem ini juga membuat kereta api dapat berjalan sendiri dalam jarak pendek selama pemadaman listrik serta memungkinkan kereta untuk pindah ke lokasi yang lebih aman dengan kecepatan rendah jika terdampar di area berisiko tinggi (di jembatan atau di terowongan, misalnya) jika gempa bumi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *