TNI AL Amankan 8 Kapal Pencuri Batu Bara di Samarinda

  • Whatsapp
TNI AL Amankan 8 Kapal Pencuri Batu Bara di Samarinda

JAKARTA – TNI AL amankan 8 kapal pencuri batu bara di Muara Kembang Buoy 17 Samarinda, Kalimantan Timur, pada Senin 17 Januari 2022. Prajurit TNI AL juga mengamankan 47 kru anak buah kapal.

Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo mengatakan puluhan ABK diringkus saat prajurit sedang melaksanakan unsur patroli Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan dengan mengerahkan 3 speed dari Pos TNI AL (Posal) Anggana dan Pos Pengamat (Posmat) Muara Pegah.

Bacaan Lainnya

“Dari patrol kami berhasil mengamankan 47 kru ABK serta barang bukti 8 Kapal motor (Klotok) dan 31 Ton Batubara hasil curian tindak  pencurian tongkang  batubara. Mereka disergap saat sedang beraksi memindahkan batubara dari tongkang ke kapal motor,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Saluran8.com, Rabu (19/1/2022).

Siswo melanjutkan kegiatan  ini merupakan tindak lanjut dari berita video viral mengenai pencurian batubara, dan untuk menyikapi hal ini serta mendukung kebijakan pemerintah yaitu 25% batubara untuk lokal maka Lanal Balikpapan sesuai dengan perintah dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono untuk lebih intensif melaksanakan patroli dan menegakkan hukum dan aturan sesuai dengan UU no 34 Tentang TNI.

TNI AL Amankan 8 Kapal Pencuri Batu Bara di Samarinda 1

Ditambahkan Siswo, menuturkan para pelaku pencurian merupakan masyarakat lokal dan sebagian pendatang yang bekerja sebagai cleaning tongkang batubara yang selesai muat dari vessel dan proses kembali. Kegiatan cleaning ini merupakan kearifan lokal yang sudah sejak lama turun temurun dan dijadikan sebagai mata pencaharian yang hasil cleaning mereka tumpuk dan mereka jual kembali ke perusahaan perusahaan batubara.

TNI AL Amankan 8 Kapal Pencuri Batu Bara di Samarinda 2

“Namun kali ini diakibatkan terdesak pemenuhan biaya kebutuhan sehari hari karena sudah kurang lebih 2 minggu tidak ada muatan mengakibatkan mereka nekat melakukan pencurian,” tambahnya.

Saat ini seluruh kapal motor dan kru disandarkan di Posal Anggana dikarenakan merupakan Posal terdekat dari lokasi untuk tindak lanjutnya dan  sesuai prosedur maka akan ditindak lanjuti sesuai aturan dan hukum yang berlaku dengan berkoordinasi dengan Dinas Hukum TNI AL untuk penyidikan mengingat ukuran 8 kapal yang beragam dari mulai 4 GT sampai paling besar 28 GT sehingga perlu adanya pendalaman.

Hadir dalam kegiatan Pasintel Lanal Balikpapan Mayor Laut (S) Arfin Trimedianto, Danunit Lanal Balikpapan Kapten Mar Arif Simamora, Dankal Sepinggan Lettu Laut (P) Dedy, Danposmat Muara Pegah Pelda Sudarno beserta seluruh unsur patroli.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *